Bila Pornografi Merusak Otak Anak

sumber:  republika

Selain narkoba, ancaman terdahsyat bagi anak-anak saat ini adalah pornografi. Bahkan pornografi disebut-sebut lebih dahsyat dampaknya daripada narkoba. Karena, jika narkoba bisa merusak tiga bagian otak anak, maka pornografi bisa merusak sekaligus lima bagian otak anak.

Belasan situs dan games porno saat ini terus mengancam anak-anak yang mengandung unsur pornografi dan kekerasan. Misalnya Naruto dan Grand Theft Auto (GTA) games berjudul ‘San Andreas’, ‘Vice City’ serta ‘Bully‘. GTA yang berisi rencana besar untuk mencuri mobil, awalnya adalah upaya pemerintah AS memberikan inspirasi bagi para tentaranya. Namun belakangan lebih banyak berisi adegan-adegan porno.

‘’Sekarang angka pengguna games dan situs porno di kalangan anakanak meningkat hingga 1.360 persen. Ini luar biasa mengkhawatirkan. Berdasarkan penelitian, games tersebut paling sering dimainkan oleh anak-anak mulai usia empat tahun hingga usia remaja,’‘ ujar Ketua Pelaksana Yayasan Kita dan Buah Hati, Elly Risman, dalam seminar Memahami Dasyatnya Keru sakan Otak Akibat Pornografi dan Narkoba Ditinjau dari Neuroscience, belum lama ini.

Menurut Elly, umumnya anak-anak mengakses situs porno tersebut di rumah, baik di rumah sendiri maupun di rumah temannya. Ironisnya, Continue reading

Manfaat ASI bagi Anak, Ibu dan Ayah

kucing nenenASI dengan segala kehebatannya selalu menarik hati para ahli untuk menelitinya. Yang terbaru, sebuah studi yang dilaporkan dalam jurnal medikal Obstetrics dan Gynecology, ketika ibu menyusui bayinya hingga berumur 1 tahun, ada nilai tambah bagi kesehatan untuk si ibu dan si anak. Para peneliti menemukan bukti bahwa perpanjangan durasi menyusui bisa menurunkan risiko ibu untuk mengalami tekanan darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, serta penyakit kardiovaskular setelah menopause. Subhanallah…

Pemberian ASI eksklusif 6 bulan dan disempurnakan hingga 2 tahun akan memberikan manfaat yang besar bagi Anak, Ibu dan Ayah. Apa saja manfaatnya, ini dia daftarnya : Continue reading

Dua Dialog tentang Kematian

“Bunda, kalo ada yang meninggal, bilangnya gini, Innalillahi wa inna….” tutur putri kecilku, Nada (4 tahun) di Sabtu Malam kemarin sebelum tidur.

“Innalillahi wa inna ilaihi ro’jiun, Nada dengar darimana? sahutku sambil membetulkan ucapannya.

“Dari masjid, kan banyak orang meninggal loh” jawabnya

“Oh ya ?”

“Iya, kalo Bunda gak di rumah, ada yang meninggal. Kalo Bunda ada di rumah, gak ada yang meninggal?”

“Masa sie? “tanyaku sambil menahan kantuk

“Iya, berarti orang meninggalnya takut ama bunda” jelas Nada Continue reading