Fatwa Haram Korupsi

Mumpung perbincangan mengenai Fatwa Golput dan Rokok sudah mulai mereda, diriku mau posting Fatwa MUI tentang Korupsi. Meski fatwa ini sudah lama sekali diputuskan masih banyak tuh yang belum ngeh, buktinya saat lagi ramai-ramainya dua Fatwa yang menjadi kontroversi itu, masih  ada yang mengusulkan MUI untuk bikin fatwa korupsi aja. Ini karena MUI-nya kurang sosialisasi atau si peminta fatwa yang kurang gaul ya?

Ini dia Fatwa MUI tentang Suap, Korupsi dan Hadiah Kepada Pejabat. Continue reading

Cairan Ajaib itu bernama ASI

Penulis : Harun Yahya

Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya;  ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah  kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.

(QS. Luqman, 31:14)

Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Allah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang masih muda. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan sari-sari makanan yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf.1 Makanan-makanan tiruan untuk bayi yang diramu menggunakan tekhnologi masa kini tidak mampu menandingi keunggulan makanan ajaib ini.

Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap hari. Penelitian menunjukkan, bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit sistem pernapasan dan pencernaan. Hal itu disebabkan zat-zat kekebalan tubuh di dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan serangan penyakit. Sifat lain dari ASI yang juga memberikan perlindungan terhadap penyakit adalah penyediaan lingkungan yang ramah bagi bakteri ”menguntungkan” yang disebut ”flora normal”. Keberadaan bakteri ini menghambat perkembangan bakteri, virus dan parasit berbahaya. Tambahan lagi, telah dibuktikan pula bahwa terdapat unsur-unsur di dalam ASI yang dapat membentuk sistem kekebalan melawan penyakit-penyakit menular dan membantunya agar bekerja dengan benar. 2 Continue reading

Bersedekah dengan Uang Haram

Terkadang kita berada dalam posisi yang sulit untuk menolak uang-uang yang tidak jelas yang datang menghampiri. Entah itu karena terdesak oleh kebutuhan atau jabatan kita yang tidak memungkinkan. Jika terpaksa menerima uang-uang haram itu, bolehkah disedekahkan saja kepada yang membutuhkan?

Berikut kutipan penjelasan  Ustadz Sigit Pranowo, Lc di eramuslim :

Para ulama telah berbeda pendapat tentang hukum bersedekah dengan harta yang haram :

1. Sebagian ulama tidak membolehkan bersedekah dengan harta yang haram berdasarkan firman Allah swt :

. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَنفِقُواْ مِن طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُم مِّنَ الأَرْضِ وَلاَ تَيَمَّمُواْ الْخَبِيثَ مِنْهُ تُنفِقُونَ وَلَسْتُم بِآخِذِيهِ إِلاَّ أَن تُغْمِضُواْ فِيهِ وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan daripadanya, Padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Al Baqoroh : 267)
Continue reading

Donor ASI Perah dan Saudara Sepersusuan

ASI adalah makanan terbaik bayi. Keunggulan yang dimilikinya tak tertandingi oleh susu formula termahal di dunia sekalipun.  Keyakinan itulah yang mendorong sebagian ibu lebih memilih ASIP (ASI Perah) Donor dibandingkan Susu Formula. Seperti yang kualami saat ini, ASIP milikku diminati oleh beberapa teman.

Menyusui bayi lain secara langsung sebanyak lima kali atau lebih dan usia bayi tersebut dua tahun ke bawah atau masih dalam masa menyusui menyebabkan hubungan si bayi dan anak-anak kita menjadi Saudara Sepersusuan sehingga jatuh hukum tahrim (haram kawin). Bahasan detail tentang hal ini bisa dibaca di sini dan juga di sini.

Nah, bagaimana jika menyusuinya secara tidak langsung? Continue reading

Hukum Menerima Hadiah

Ada yang berpendapat, pejabat dan pegawai pemerintah ataupun swasta boleh-boleh saja menerima hadiah asal tidak meminta, padahal KPK sendiri sudah menkatergorikannya dalam KORUPSI ya? Bagaimana aturannya dalam Islam?

Mari simak penjelasan Ustadz Dr. Setiawan Budi Utomo di bawah ini yang kuambil dari sini:

Setiap pemberian kepada pejabat atau pemegang posisi tertentu yang memiliki otoritas publik dan kewenangan berlangsung setelah menjabat dinas atau posisi tertentu yang sebelumnya tidak ada kebiasaan saling tukar menukar hadiah atau hibah karena hubungan kekerabatan, persahabatan ataupun tali kasih lainnya, demikian pula bila ada indikasi timbulnya hibah dan peningkatan nilai hadiah baik dalam skala besar maupun kecil bagi yang sebelumnya terjalin kekerabatan ataupun persahabatan karena memandang jabatan tersebut, maka hal itu dapat dikategorikan sebagai praktik risywah yang merupakan salah satu bentuk penyakit sosial atau perilaku yang menyimpang dalam kehidupan bermasyarakat sehingga tidak dibenarkan dalam ajaran Islam bahkan dilaknat (dikutuk) oleh Nabi saw. Syariat Islam mengharamkan praktik risywah sebagaimana melarang pengambilan harta yang bukan haknya secara batil. ( QS. Al-Baqarah:188 )
Continue reading

Panduan Qurban

diambil dari sini

Syariat dan Hukum Kurban

Secara syariat yang dimaksud hewan kurban adalah hewan yang disembelih pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq, dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hewan-hewan itu berupa unta, sapi, atau kambing. Yang menjadi dasar syariat penyembelihan hewan kurban adalah ayat Alquran, “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah.” (Al Kautsar 1-2)

Ibnu Jarir mengartikan ayat tersebut sebagai berikut, “Jadikanlah salatmu ikhlas hanya untuk Allah semata dengan sama sekali tidak mengharapkan kepada selain daripada-Nya. Demikian juga kurban yang kamu tunaikan, niatkanlah hanya untuk Allah, tidak untuk berhala-berhala, sebagai realisasi syukur atas apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu yang tak terhingga banyaknya.”
Continue reading