Perlukah SMS Gratis lintas operator dilarang?

Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2009, Pemerintah melarang promosi tarif nol dan pemberian bonus gratis untuk layanan SMS antar operator. Kebijakan ini jelas menuai pertanyaan dari berbagai kalangan khususnya masyarakat sebagai pengguna.

Pemerintah sendiri memiliki alasan untuk menerapkan kebijakan ini, yaitu  untuk mencegah terjadinya pengiriman SMS dalam jumlah besar (spamming) ke penyelenggara telekomunikasi lain yang menjadi mitra interkoneksinya, dimana adanya volume trafik yang sangat besar di sisi penyelenggara telekomunikasi penerima dapat mengakibatkan kemacetan hubungan atau gangguan pada jaringan milik penyelenggara telekomunikasi yang menerima (mitranya).

Selain itu sebagai implementasi dari UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, dan juga karena faktor kenyamanan di sisi pengguna yang harus senantiasa dijaga oleh setiap penyelenggara telekomunikasi, karena apabila penyediaan layanan pengiriman SMS lintas penyelenggara telekomunikasi secara gratis itu tetap berlangsung, maka pihak penyelenggara telekomunikasi yang hanya bertindak sebagai penerima trafik SMS interkoneksi tidak akan dapat memberikan layanan yang optimal kepada penggunanya sendiri.

Terlihat bahwa pemerintah berusaha melindungi pengguna dan operator, yaitu melindungi hak-hak pengguna untuk mendapatkan layanan telekomunikasi yang layak sesuai ketentuan dalam Undang-Undang No. 36/1999 tentang Telekomunikasi dan Undang-Undang No. 8/ 1999 tentang Perlindungan Konsumen.  Dan disisi lain, pemerintah juga tidak ingin operator terjerat punishment dengan mudah.  Sebab tidak tercapainya kualitas layanan sesuai standar yang diatur dalam Permen Kominfo No.12/2008 tentang Standar Kualitas Pelayanan Jasa Teleponi Dasar Pada Jaringan Bergerak Seluler dan Permen Kominfo No.13/2008 tentang Standar Kualitas Pelayanan Jasa Teleponi Dasar Pada Jaringan Tetap Mobilitas Terbatas akan berakibat pada pengenaan Sanksi dan Denda.

Program SMS gratisan yang sangat digemari masyarakat kita dikhawatirkan akan mengorbankan kualitas layanan telekomunikasi, belum lagi celah bagi para penyalah guna layanan SMS yang semakin terbuka lebar.

Jadi, tidak masalah kan dengan larangan SMS gratis lintas operator ini?


2 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s