Lemahnya Imanku

Dari Abu Sa’id Al-Khudri rodhiallohu ‘anhu dia berkata: Aku mendengar Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran hendaklah ia mengubah dengan tangannya; jika tidak mampu, maka dengan lisannya; jika ia masih tidak mampu, maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim)

Astaghfirullah…, ternyata diriku hanya mampu mengingkari kemaksiatan yang kusaksikan pagi ini dengan hati. Sepasang pria dan wanita itu tanpa ada rasa malu sedikitpun bermesraan di tengah kerumunan manusia di stasiun.

Kupikir saat KRL Depok Express yang biasa kutumpangi datang, aku akan terbebas dari pemandangan seronok itu, namun apa daya pasangan itu justru masuk ke gerbong yang sama denganku dan berdiri tepat di sampingku. Dari obrolan mereka yang tak sengaja kudengar, mereka bukanlah pasangan suami istri, tapi apa yang mereka lakukanpun terlalu berlebihan bagi pasangan suami istri di tempat umum seperti KRL. Jika ditempat umum saja sudah sedemikian vulgarnya, bagaimana di tempat tertutup ya? Naúdzubillah min dzalik….

Ingin rasanya mengucapkan kata-kata yang dapat menghentikan aksi mereka, namun lidah ini terasa kaku. Hanya dengan pandangan yang dipalingkan, bibir yang beristighfar dan hati yang mendoakan agar mereka diberikan hidayah yang dapat kulakukan.

Sebenarnya tidak sekali ini pemandangan seperti ini kusaksikan, dan sikapku pun tetap sama. Belum memiliki keberanian dan kekuatan lebih.  Semoga ALLOH kan berikan kekuatan itu untuk-ku…

6 responses

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s