Donor ASIP : Cermat Memilih Ibu Susu

asipMasih melanjutkan tulisan seputar Donor ASI Perah (ASIP).

Aktivitas berbagi ASI atau donor mendonorkan ASI Perah (ASIP) ini sudah lazim di kalangan ibu-ibu pejuang ASI. Memang diakui tidak semua ibu dikaruniakan ASI yang berlimpah. Ada yang cukup-cukup saja dan ada juga yang kekurangan. Di sebuah milis asi yang kuikuti, biasanya ibu-ibu yang kelebihan ASI akan menawarkan ASI-nya secara cuma-cuma. Subhanallah…,

Saat seorang ibu memutuskan untuk mencari pendonor ASIP (Ibu Susu) bagi bayinya, sebaiknya mengenali lebih dekat calon ibu susu. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dari calon Ibu Susu, antara lain :

1. Berbadan Sehat

Tidak mengidap penyakit berat seperti kanker, diabetes dan tidak terinfeksi virus-virus berbahaya seperti HIV, Hepatitis, CMV, dsb. Di beberapa negara yang menjalankan Bank ASI mensyaratkan pemeriksaan darah bagi ibu calon pendonor ASIP.

2. Memiliki pola hidup sehat

Tidak merokok, bukan pengguna narkoba dan tidak suka minum alkohol apalagi sampai suka mabuk-mabukan😀. Seorang ibu susu sebaiknya sangat memperhatikan kualitas makanannya dan tidak sering mengkonsumsi Junk Food, sesekali jajan bakso or mie ayam bolehlah.

3. Seagama

Tidak bermaksud SARA loh, ada beberapa makanan yang dikategorikan haram bagi agama tertentu seperti Islam. Karena seorang ibu bertanggung jawab atas kehalalan makanan (ASI)  yang dikonsumsi oleh bayinya maka pilihlah ibu susu yang seagama.

4. Memiliki sifat / akhlak yang baik

Dr. Utami Roesli pada Tabloid Nakita mengatakan bahwa dunia kesehatan sepaham dengan hukum agama yang menyebutkan bahwa ASI adalah filtrasi darah ibu sehingga ASI bisa menjadi pembawa sifat. Untuk itu, kenalilah dulu sifat-sifat calon Ibu Susu, agar di kemudian hari kita tidak menyesal karena tiba-tiba menemui ada sifat anak kita yang tidak terpuji dan ternyata diturunkan dari si Ibu Susu.

Ali bin Thalib r.a berkata “Jangan memilih wanita yang bodoh untuk menyusukan bayimu dengan air susunya”. Demikian juga Imam Syafi’i, ketika beliau ditanya mengapa ia sangat cerdas ia menjawab “Ibuku tidak pernah menyusuiku tanpa ada wudhu”

5. Memiliki database yang baik

Point ini penting bagi yang meyakini pendapat bahwa Donor ASIP menyebabkan hubungan Saudara Sepersusuan. Ibu Susu harus mencatat dengan baik, data orang tua dan bayi yang sudah mendapatkan ASIP darinya dan mensosialisasikan data-data tersebut kepada para penerima donor ASIP lainnya jika dia mendonorkan ASIP kepada lebih dari satu bayi.

6. Kerabat dekat

Masih berhubungan dengan point 5 di atas, untuk menghindari kebingungan silsilah sesusuan🙂, sebaiknya carilah pendonor atau penerima ASIP dari kerabat dekat.

7. Usia bayi yang disusukan

Pilih ibu susu yang usia bayinya hampir sama dengan usia bayi kita. Karena kandungan ASI berubah sesuai usia bayi. Namun kalau tidak juga menemukan yang hampir seusia, tidak mengapa-lah asal kriteria yang lainnya sudah terpenuhi toh ASI teteeeep lebih baik daripada susu-susu lainnya.

Selain kriteria yang disebutkan di atas,  bagi yang muslim mungkin artikel yang satu ini bisa dijadikan referensi walaupun tidak menyebutkan penelitian ilmiah yang dilakukan secara rinci.

5 responses

  1. owh,,gini toh,,hhe,,emang,seagama ntu penting,,hhe,,

    o iye,,ikut 3rd IBSN Blog Award yuk,,daftarin aja artikelnya di sini,,pendaftaran kita tutp tanggal 25 maret jam 23.59,,
    keterangan lebih lanjut bisa diliat di sini,,dan syarat artikel bisa dibaca di sini,,
    IBSN,,berbagi,tak pernah rugi,,

    by, komporizer#6,,kahfinyster,,😀

  2. ir, di copy-in ke milis aja..biar yg belum tau berhati”.waktu itu kan sempet ada yg tanya soal dalil donor ASIP en ada yg ngasih fatwanya Yusuf Qardhawi .. tp kok aku kurang yakin yah, krn berkaitan dgn bbrp point diatas, sperti seagama, makanan, dan sifat yg menurun

  3. bisakah mhubungkan saya dengan ibu susu di milis yang anda ikuti? saya butuh ibu susu untuk bayi saya 4 bulan karena kondisi kesehatan saya kurang baik. terima kasih

  4. mba, terima kasih bnyk share nya, membantu sekali…kebetulan kemaren ada yg meremehkan peraturan AIMI yg memberitahu agama ibu susu, pdhl kan dlm islam sendiri smua itu sdh ada aturannya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s