Awali Hari dengan Kebaikan

“Dek…, hp-ku mana, dek….?” pagi-pagi suaraku menggema di seantero rumah di selasa kemarin, hehehe hiperbola banget, gak gitu-gitu banget sebenarnya, tapi cukup-lah untuk membangunkan adikku kemarin pagi. Sesaat akan berangkat kerja, tidak kudapati HP CDMA-ku, malamnya adikku itu yang menggunakannya.

Bagiku, hari selasa adalah hari yang sangat spesial di antara hari-hari kerja lainnya, karena ada perlakuan khusus terhadap para karyawan yang tidak mengikuti apel pagi di pukul 07.30 WIB. Kegiatan demi kegiatan di pagi kemarin sudah kurancang sedemikian rupa, mulai dari mandi, menyusui, menyiapkan perlengkapan ASIP, ke tukang sayur, dan sarapan semuanya sudah sesuai dengan jadwalku. Tujuannya adalah agar diriku bisa menumpangi KRL express yang berangkat dari stasiun pondok cina pada pukul 06.22 WIB.

Tapi, cukup banyak kejadian-kejadian kecil yang mewarnai aktifitas pagi itu seperti suami tercinta yang tiba-tiba menghilang saat aku sudah siap di depan rumah sehingga omelan ‘ringan’ pun tak dapat terhindarkan,”Ayah…, cepetan donk, duh.., nanti telat nie “. Si kecil Syamil yang juga mengharapkan pelukan dari Bundanya harus bersabar dengan hanya ciuman mesra, tangisannya mengiringi langkahku. “Maaf ya Syamil, Bunda harus buru-buru”.

Kulihat jam menunjukkan 06.12 saat kutinggalkan rumah, masih cukuplah untuk mendapatkan KRL 06.22. Dalam perjalanan menuju stasiun, aku menyesali kejadian-kejadian tadi, betapa ‘egoisnya’ aku. Kasihan suamiku, acara minum tehnya jadi terganggu, kasihan  juga Syamil, biasanya 1 sesi menyusui masih bisa dinikmatinya. Biasanya jika ada hak-hak orang tercintaku yang kuabaikan, perjalanan ke kantor tidak akan berjalan mulus.

Dan benar saja.., masih di pertigaan Juanda waktu sudah menunjukkan pukul 06.19 WIB,  rasanya tidak mungkin bisa sampai ke pondok cina dalam waktu 3 menit plus menunggu lampu merah. Jadilah motor suamiku diarahkan ke stasiun Depok Baru dengan harapan bisa mengejar KRL 06.25 atau 06.30. Tiba di Depok Baru, ternyata KRL 06.25 baru saja berangkat meski aku sempat melihat hidung si KRL. Tak apalah masih ada KRL berikutnya yang 06.30, pikirku.

5 menit, 10 menit, 12 menit berlalu,  KRLnya tak kunjung datang, terdengar suara petugas menginfokan bahwa KRL Depok Express tujuan Jakarta yang akan kutumpangi itu baru akan keluar dari Depo KRL. Oh ya, FYI aja nie, Depo KRL Depok itu adalah yang terbesar di Asia Tenggara loh. Oh tidak.., mau gak mau aku harus menumpangi KRL berikutnya dengan tujuan stasiun Sudirman, yang tidak lain adalah KRL yang setiap hari kutumpangi.

Astaghfirullah…, ternyata 20 menit waktu yang kukorbankan tidak ada hasilnya. ALLOH menegurku. Segera saja, kulatunkan istighfar dan doa taubat Nabi Yunus “La ilaha illa anta Subhaanaka Inni kuntu minazhaliimin..” (QS. Al Anbiyaa : 87) sepanjang perjalanan di KRL dengan penuh harap akan ampunan-Nya.

Perjalanan KRL cenderung lebih lambat dari biasanya, butuh 35 menit untuk sampai ke staiun Sudirman padahal biasanya hanya ditempuh dalam 20- 25 menit. Namun demikian, aku bersyukur ALLOH masih sayang padaku dengan teguran-Nya dan kesempatan untuk datang tepat waktu meski sangat-sangat mepet.

Belajar dari kejadian di Selasa pagi, hari ini, di Rabu pagi terbukti bahwa mengawali hari dengan kebaikan, keikhlasan dan kesabaran akan berbuah manis. Meski telat 3 menit berangkat dari rumah diakibatkan harus memenuhi hak orang-orang tercinta, aku bisa menikmati lancarnya perjalanan dan tiba di kantor lebih awal. Alhamdulillah…

One response

  1. mbak mengingatkan kalau setiap kejadian itu punya hikmah masing-masing dan sungguh rugi jika kita tidak sempat memaknai setiap aktivitas yang kita lakukan, begitu ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s